Teknik Fisika ITERA Laksanakan Pengabdian Masyarakat: Penerapan Teknologi Solar Oven dan Vacuum Sealer di Panti Asuhan Rumah Anak Harapan Lampung

Program Studi Teknik Fisika Institut Teknologi Sumatera (ITERA) berhasil melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Penerapan Teknologi dan Pelatihan Pengolahan dan Pengemasan Makanan Bergizi di Panti Asuhan Rumah Anak Harapan Lampung” pada bulan Oktober 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Seftani I. G. Siregar, S.T., M.T., sebagai ketua tim, didampingi Christio Revano Mege, M.T., dan Ahmad Suaif, S.Si., M.Si., serta melibatkan mahasiswa aktif dari Prodi Teknik Fisika. Mitra utama adalah Panti Asuhan Rumah Anak Harapan di Desa Sidodadi Asri, Lampung, yang menampung sekitar 30 anak yatim piatu dan dari keluarga kurang mampu, lengkap dengan sekolah dan program pertanian terpadu.

Kegiatan dimulai dengan tahap persiapan, termasuk pengadaan satu unit solar oven dan satu unit vacuum sealer beserta tiga pak plastik vacuum. Sosialisasi awal dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan mitra, seperti ketergantungan pada metode pengolahan tradisional yang boros energi dan kurangnya fasilitas pengemasan higienis. Observasi dan wawancara awal menunjukkan pengetahuan anak-anak dan pengelola tentang teknologi tepat guna masih rendah. Kerja sama dengan pengelola panti, termasuk Kepala Sekolah Anak Harapan, berjalan lancar dengan partisipasi aktif sekitar 20 anak dalam sesi pelatihan.

Pelatihan pengolahan makanan menggunakan solar oven dilaksanakan dengan pendekatan ceramah, diskusi, dan demonstrasi praktik. Peserta diajarkan prinsip kerja solar oven yang memanfaatkan energi matahari untuk mengeringkan pisang menjadi pisang sale, mengurangi biaya produksi dan emisi karbon. Anak-anak dibagi kelompok untuk hands-on, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengaturan suhu optimal.

Selanjutnya, pelatihan pengemasan dengan vacuum sealer fokus pada teknik higienis untuk memperpanjang masa simpan produk olahan. Peserta dilatih mengoperasikan alat, memilih plastik vacuum sesuai standar keamanan pangan, dan mengemas pisang sale agar tahan lama serta marketable. Pendampingan intensif memastikan anak-anak menguasai proses, mengurangi pemborosan makanan dan membuka peluang penjualan ke masyarakat sekitar. Evaluasi melalui observasi langsung menunjukkan peningkatan keterampilan peserta lebih dari 85%, melebihi target dari kegiatan ini.

Categories: Aktivitas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *